Perkuat Komunitas Khusus, MPM PWM Lampung dan Satgaswil Lampung bersama Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Adakan Pendampingan

Pendampingan Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan Untuk Komunitas Khusus bersama Yayasan Mangkubumi Putra Lampung yang dilaksanakan di SMP Muhammadyah 3 Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Selasa, (20/5).
Dokumentasi: MPM PWM Lampung

Lampung – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung dan Satgaswil Lampung juga berkolaborasi dengan stakeholder terkait inisiasi kegiatan Pendampingan Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan Untuk Komunitas Khusus bersama Yayasan Mangkubumi Putra Lampung dengan mengusung tema: “Merajut Ukhuwah Islamiyah, Selama Rakyat Masih Menderita, Tidak Ada Kata Istirahat,” pada Selasa, (20/5) di SMP Muhammadiyah 3 Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PWM Lampung Prof. Sudarman, Wakil Ketua PWM Lampung Mansur Hidayat, Kanit Intel Satgaswil Lampung Kompol Sumarna yang mewakili Kasatgaswil Lampung, Kasubdit Kemneg Dit Intelkam Polda Lampung AKBP Sukadi, serta perwakilan dari POLDA Lampung, BINDA Provinsi Lampung, FKPT Provinsi Lampung, dan Kemenag se-Lampung.
Turut hadir Ketua MPM PWM Lampung Eddy Waluyo, Ketua Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Ir. Suprihadi, Ketua Bidang Komunitas Khusus dan Daerah 3T MPM PWM Lampung Ida Christina, Ketua PDM Bandar Lampung, Ketua MPM PDM se-Lampung, Kepala SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung, serta 50 peserta dari komunitas khusus binaan MPM PWM Lampung dan Densus 88.

Ida Christina selaku Ketua Panitia mengenalkan Muhammadiyah hadir sebagai sang pencerah yang mencerahkan. “Untuk mencapai kemandirian ekonomi, kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, tapi program yang berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” tegasnya.

Sambutan selanjutnya oleh Suprihadi selaku Ketua Yayasan Mangkubumi Putra Lampung, dia menyebutkan terdapat 3 kegiatan pada Yayasan Mangkubumi, seperti: Kegiatan Sosial, Keagamaan, dan Sumber Daya Manusia. “Kegiatan ini harapan sebagai solusi dari Allah Swt., yang membersamai kita, kehadiran kita yang hadir di sini ditingkatkan, di-upgrade, sehingga ke depan dapat menjadi solusi,” pungkasnya.

Kompol Sumarna, Kanit Intel Satgaswil Lampung mewakili Kasatgaswil Lampung dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah wilayah Lampung dan stakeholder lainnya yang mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. “Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan peserta bisa mengaplikasikan dan melaksanakan ilmu yang didapat di tempat masing-masing,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif MPM PWM Lampung dan Satgaswil Lampung yang berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk POLDA Lampung, BINDA Provinsi Lampung, dan FKPT Provinsi Lampung. “Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan wawasan peserta, khususnya dalam bidang kewirausahaan dan kemandirian ekonomi, demi mendukung kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Sumarna juga mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi langkah nyata menuju masa depan yang lebih baik. “Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang lebih bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa,” lanjutnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kewirausahaan bukan hanya soal ekonomi, melainkan juga mencerminkan kemandirian, integritas, dan kontribusi sosial. “Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat menemukan potensi diri, membangun usaha berkelanjutan, dan menjadi agen perubahan positif di lingkungannya. Kami juga berharap kerja sama dengan Muhammadiyah terus berlanjut dalam memperkuat program deradikalisasi dan reintegrasi sosial,” pungkasnya.

Dalam sambutannya, Ketua PWM Lampung Prof. Sudarman, menyampaikan pentingnya kolaborasi untuk mencapai keberhasilan bersama. “Kita akan menjadi luar biasa jika bersinergi dan berkolaborasi. Sebaliknya, sehebat apa pun kita, jika berjalan sendiri, tidak akan mampu mencapai tujuan,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama antara Satgaswil Lampung, Yayasan Mangkubumi Putra Lampung, Muhammadiyah, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat. “Dengan membangun konsep dan bergerak bersama, Insya’Allah Provinsi Lampung akan menjadi provinsi yang sejahtera, damai, aman, dan terkendali,” tambahnya.

Sudarman juga menegaskan bahwa keberlanjutan program ini dapat menciptakan kebersamaan yang berdampak positif bagi masyarakat. “Kami berharap Provinsi Lampung bisa menjadi contoh sebagai provinsi paling rukun di Indonesia,” tutupnya.

Pelaksanaan Kegiatan

Pendampingan dibuka dengan seremonial penyerahan cendera mata berupa kaos JATAM Lampung kepada Satgaswil Lampung dan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan yang diawali oleh Dr. Sungkono. Materi pelatihan disampaikan oleh sejumlah narasumber, antara lain Muhamad Soleh dan Hi. Roeslan dari Bidang Pertanian Terpadu MPM PWM Lampung dengan topik Teknik Dasar Budidaya Tanaman. Materi lainnya disampaikan oleh Hengki Yuliansyah dari Bidang Organisasi dan Sumber Daya Manusia MPM PWM Lampung, serta drh. Purnama Edy Santosa, yang membahas Prospek Bisnis Peternakan Unggas Bebek Pedaging.

Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Sinergi antara elemen masyarakat dan pemangku kepentingan menjadi bukti bahwa ukhuwah, kolaborasi, dan keberlanjutan mampu menciptakan ruang inklusif bagi individu untuk tumbuh, berkembang, dan berkontribusi positif di lingkungan masing-masing. Kegiatan ini menjadi titik tolak lahirnya masyarakat Lampung yang mandiri, harmonis, dan sejahtera.

Penulis: Tri Priyo Saputro (MPM PWM Lampung). Penyunting: Framanahadi.

Share the Post: