JATAM – Majelis Pemberdayaan Masyarakat https://mpm.or.id Thu, 14 May 2026 11:30:02 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.6.2 https://mpm.or.id/wp-content/uploads/2024/10/2nbMzXxqFN0tPUv9iW3ywSy7cPB.svg JATAM – Majelis Pemberdayaan Masyarakat https://mpm.or.id 32 32 Wujudkan Kemandirian Petani, MPM PDM Cilacap dan JATAM Gelar Pelatihan Pupuk Organik di Desa Hanum https://mpm.or.id/wujudkan-kemandirian-petani-mpm-pdm-cilacap-dan-jatam-gelar-pelatihan-pupuk-organik-di-desa-hanum/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=wujudkan-kemandirian-petani-mpm-pdm-cilacap-dan-jatam-gelar-pelatihan-pupuk-organik-di-desa-hanum https://mpm.or.id/wujudkan-kemandirian-petani-mpm-pdm-cilacap-dan-jatam-gelar-pelatihan-pupuk-organik-di-desa-hanum/#respond Thu, 14 May 2026 11:30:02 +0000 https://mpm.or.id/?p=4047
Pelatihan Pupuk Organik di Desa Hanum oleh Jatam PD Muhammadiyah Cilacap

MPM.OR.ID, CILACAP – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Cilacap melalui Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) terus mengintensifkan gerakan pertanian ramah lingkungan. Pada Ahad (10/5/2026), Dusun Rimpaknangsi, Desa Hanum, Kecamatan Dayeuhluhur menjadi saksi antusiasme puluhan warga dalam mengikuti pelatihan pembuatan pupuk dan pestisida organik.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret Muhammadiyah dalam merespons tingginya biaya produksi pertanian serta ketergantungan petani pada input kimia. Tercatat, 50 peserta hadir memadati lokasi pelatihan untuk menyerap ilmu pertanian berkelanjutan melalui teknik pengolahan limbah rumah tangga.

Materi pelatihan yang disampaikan mencakup pembuatan pupuk organik fase vegetatif untuk pertumbuhan awal, fase generatif untuk pembuahan, hingga racikan pestisida nabati. Ketua sekaligus penggerak kegiatan, Achmad Riyanto, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membangun kemandirian petani agar mampu menekan biaya produksi dan menciptakan sistem pertanian sehat.

“Bentuk keseriusan dalam mengintensifkan program pemberdayaan masyarakat, Pemdes Hanum juga telah menjadwalkan agenda lanjutan berupa pelatihan serupa yang akan kembali menghadirkan narasumber dan pendamping yang sama,” ucapnya.

Menyambung hal tersebut, Sekretaris MPM PDM Cilacap, Budhi Burhan Zain, mengonfirmasi bahwa agenda lanjutan direncanakan berlangsung pada Rabu, 15 Mei 2026 di Dusun Sukaharja.

“Langkah ini diharapkan mampu memperluas manfaat pelatihan sekaligus memperkuat gerakan pertanian organik berbasis masyarakat di wilayah Dayeuhluhur,” tutur Budhi.

Melalui JATAM, Muhammadiyah berkomitmen menghadirkan inovasi pertanian yang solutif dan berdampak nyata. Budhi menegaskan bahwa kehadiran JATAM bertujuan untuk memperkuat kemandirian petani, meningkatkan produktivitas, serta mendorong terwujudnya sistem pertanian yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Kini JATAM Cilacap telah bertransformasi menjadi komunitas pertanian terpadu yang diperhitungkan di tingkat nasional melalui inovasi teknologi tepat guna dan gerakan pemberdayaan berbasis dakwah. Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar besar Muhammadiyah dalam mewujudkan masyarakat Islam yang berkemajuan, mandiri, dan berdaya saing. Komitmen tersebut menjadi landasan kuat dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pendampingan dan penguatan kapasitas petani secara konsisten di lapangan.

]]>
https://mpm.or.id/wujudkan-kemandirian-petani-mpm-pdm-cilacap-dan-jatam-gelar-pelatihan-pupuk-organik-di-desa-hanum/feed/ 0
JATAM Cilacap Unjuk Gigi di Expo Seminar Nasional Ketahanan Pangan UMP https://mpm.or.id/jatam-cilacap-unjuk-gigi-di-expo-seminar-nasional-ketahanan-pangan-ump/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jatam-cilacap-unjuk-gigi-di-expo-seminar-nasional-ketahanan-pangan-ump https://mpm.or.id/jatam-cilacap-unjuk-gigi-di-expo-seminar-nasional-ketahanan-pangan-ump/#respond Tue, 28 Apr 2026 07:25:03 +0000 https://mpm.or.id/?p=4041
Partisipasi JATAM Cilacap dalam rangkaian Seminar Nasional Ketahanan Pangan

Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Cilacap turut berpartisipasi dalam rangkaian Seminar Nasional Ketahanan Pangan bertajuk “Ketahanan Pangan Berkelanjutan Untuk Indonesia Emas 2045” yang diselenggarakan di Auditorium Ukhuwah Islamiyah, Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Sabtu (18/4/2026).

Selain mengikuti seminar, JATAM Cilacap membuka stan expo yang menampilkan berbagai produk unggulannya, langkah ini menjadi bukti konkret peran Muhammadiyah dalam membangun ekosistem ketersediaan pangan berkelanjutan di Indonesia.

Ketua JATAM Daerah Cilacap, Suraswanto, mengungkapkan bahwa kehadiran mereka dalam expo ini bertujuan untuk mendukung sinergi antara JATAM, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM), dan Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) di wilayah Jawa Tengah. Produk yang dipamerkan mencakup nutrisi Pisang Kluthuk, minyak gosok, daun stevia bubuk dan cair, pengusir bau busuk, booster tanaman, asam amino, hingga Pupuk Organik Cair (POC) vegetatif dan generatif untuk padi serta pengusir tikus.

“Produk yang ditawarkan hasil dari presentasi, pengurus berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan ini agar lebih dikenal masyarakat,” ujarnya.

Di samping itu, Sekretaris MPM PDM Cilacap, Budhi Burhan Zain, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader yang hadir sebagai bentuk dakwah pemberdayaan umat melalui jalur kedaulatan pangan. Beliau menegaskan pentingnya keberlanjutan dari kegiatan ini bagi masa depan bangsa.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada forum ini saja, namun melanjutkan dalam bentuk aksi nyata yang terukur dan berkesinambungan untuk menciptakan ekosistem pangan yang mandiri dan berkelanjutan, dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegas Budhi.

Acara ini merupakan kolaborasi besar antara JSM, JATAM Jateng, UMP, dan PDM Banyumas yang diinisiasi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan. Expo berjalan dengan meriah, masyarkat antusias melihat perhelatan tersebut.

Penulis: Wasis, Penyunting: Framanahadi

]]>
https://mpm.or.id/jatam-cilacap-unjuk-gigi-di-expo-seminar-nasional-ketahanan-pangan-ump/feed/ 0
Syawalan MPM PP Muhammadiyah ke PD Muhammadiyah Kebumen: Apresiasi Suksesnya Jamnas Jatam 1 https://mpm.or.id/syawalan-mpm-pp-muhammadiyah-ke-pd-muhammadiyah-kebumen-apresiasi-suksesnya-jamnas-jatam-1/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=syawalan-mpm-pp-muhammadiyah-ke-pd-muhammadiyah-kebumen-apresiasi-suksesnya-jamnas-jatam-1 https://mpm.or.id/syawalan-mpm-pp-muhammadiyah-ke-pd-muhammadiyah-kebumen-apresiasi-suksesnya-jamnas-jatam-1/#respond Sat, 18 Apr 2026 06:52:23 +0000 https://mpm.or.id/?p=4014
Foto: Penyerahan cendera mata oleh Ketua MPM PP Muhamamdiyah kepada PD Muhammadiyah Kebumen

MPM.OR.ID, KEBUMEN- Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan kunjungan ke Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen pada Jumat, (17/4/2026). Bertempat di Gedung Dakwah PDM Kebumen, kunjungan kali ini bermaksud untuk silaturahmi sekaligus evaluasi pelaksanaan Jambore Nasional (JAMNAS) I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang telah terselenggara pada september tahun lalu.

M Nurul Yamin selaku Ketua MPM PP Muhammadiyah dalam sambutannya menuturkan bahwa pelaksanaan Jambore Nasional JATAM perdana yang diembankan kepada Kebumen ini sukses terselenggara dengan baik, ia mengucapkan terima kasih sekaligus menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan kegiatan setelah Jambore Nasional I JATAM ini.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Kebumen telah menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Jambore ini, kegiatan dapat terselesaikan dengan baik dan sangat banyak kesan baik yang disampaikan oleh peserta. Harapan untuk penyelenggaraan tahun berikutnya, PDM Kebumen masih memberikan dampingan kepada tuan rumah selanjutnya terkait suksesi kegiatan Jambore yang akan datang, ucapnya.

Di sisi lain, Yamin juga menambahkan bahwa kegiatan Jambore Nasional I JATAM sangat penting bagi keberlangsungan Jamaah Tani. Pasalnya, kegiatan ini memberikan ruang untuk menuangkan gagasan secara langsung dari petani.

“Jambore Nasional JATAM memiliki peranan vital sebagai forum yang mengintegrasikan Jamaah Tani Muhammadiyah dalam memunculkan gagasan baru bagi keberangsungan pertanian yang berada di Indonesia. Melalui Jambore ini kita memberikan ruang-ruang pertemuan untuk mereka, setelah ini evaluasi terhadap kegiatan Jambore Nasional perdana semoga bisa kita selesaikan sehingga kegiatan jambore selanjutnya dapat berjalan lebih bagus lagi,” pungkas Yamin.

Selaku tuan rumah, Ketua PDM Kebumen Joko Purnomo menambahkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas amanah yang diberikan oleh MPM PP Muhammadiyah.


“Tentunya kami sangat bersyukur atas tanggung jawab ini, kegiatan Jambore dapat berjalan dengan sukses meskipun masih ada beberapa catatan kecil yang perlu kami perhatikan lagi. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah MPM PP Muhammadiyah berikan, kami berharap kegiatan dan silaturahmi seperti ini masih terjaga,” pungkasnya.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan MPM PP Muhammadiyah bersama PDM Kebumen ini berjalan dengan baik, peserta forum melakukan diskusi dan tanya jawab secara bergantian.

Framanahadi

]]>
https://mpm.or.id/syawalan-mpm-pp-muhammadiyah-ke-pd-muhammadiyah-kebumen-apresiasi-suksesnya-jamnas-jatam-1/feed/ 0
MPM Pusat Dorong Konsolidasi Organisasi untuk Mewujudkan Amanah Muktamar 48 https://mpm.or.id/mpm-pusat-dorong-konsolidasi-organisasi-untuk-mewujudkan-amanah-muktamar-48/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mpm-pusat-dorong-konsolidasi-organisasi-untuk-mewujudkan-amanah-muktamar-48 https://mpm.or.id/mpm-pusat-dorong-konsolidasi-organisasi-untuk-mewujudkan-amanah-muktamar-48/#respond Mon, 08 Dec 2025 10:35:37 +0000 https://mpm.or.id/?p=3891


MPM.OR.ID, SURAKARTA – Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, M. Nurul Yamin dorong konsolidasi organisasi MPM wilayah untuk mewujudkan amanah Muktamar 48 di Surakarta.


Pesan itu disampaikan Yamin pada Sabtu (6/12) dalam Pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-2 MPM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah di Surakarta.


Yamin pada kesempatan itu menegaskan, konsolidasi MPM oleh wilayah ini khususnya untuk menjalankan salah satu dari delapan poin di Program Prioritas Muktamar 48, yakni memperkuat dan meningkatkan dakwah di akar rumput.


Program prioritas dakwah di akar rumput tersebut diidentifikasi oleh MPM salah satunya adalah sektor pertanian – sasaran dakwah adalah petani. Selain itu juga ada nelayan, serta kelompok rentan lain yang jadi prioritas MPM.


“Salah satu program strategisnya adalah bagaimana meningkatkan dan memperkuat akar rumput petani. Kita berharap petani jika dianalogikan sebagai akar rumput itu, rumputnya ada akarnya ada,” katanya.


Jika rumput nya ada tapi tidak ada akarnya, maka rumput itu mati. Maka dengan adanya akar tersebut, Yamin berharap rumput yang ada itu akan tumbuh. Tapi pada nyatanya, kerap kali ‘rumput’ itu tidak memiliki akar.


Setelah melakukan identifikasi, maka program MPM periode Muktamar 48 sampai 49 adalah untuk memperkuat basis kelompok tani. Program pemberdayaan kelompok tani tak hanya di sisi hulu, tapi juga tengah, sampai hilirnya.


Ketiga sisi yang disasar MPM tersebut, imbuhnya, dikarenakan persoalan yang dihadapi kelompok tani begitu kompleks. Persoalan dimulai dari sisi onfarm, pelembagaan, hingga serapan pasar produk pertanian.


“Di sinilah letak peran pentingnya berkolaborasi dan bersinergi dengan para pihak,” katanya.


Tak hanya konsolidasi organisasi, Yamin pada kesempatan ini juga mendorong konsolidasi Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) di setiap tingkat kepemimpinan. Konsolidasi ini diharapkan naikkan daya tawar kelompok tani sekaligus memperingan tantangan yang dihadapi.

]]>
https://mpm.or.id/mpm-pusat-dorong-konsolidasi-organisasi-untuk-mewujudkan-amanah-muktamar-48/feed/ 0
Muhammadiyah: Program Makan Bergizi Gratis Dapat Perkuat Ekosistem Pemberdayaan Masyarakat https://mpm.or.id/muhammadiyah-program-makan-bergizi-gratis-dapat-perkuat-ekosistem-pemberdayaan-masyarakat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=muhammadiyah-program-makan-bergizi-gratis-dapat-perkuat-ekosistem-pemberdayaan-masyarakat https://mpm.or.id/muhammadiyah-program-makan-bergizi-gratis-dapat-perkuat-ekosistem-pemberdayaan-masyarakat/#respond Wed, 24 Sep 2025 10:45:12 +0000 https://mpm.or.id/?p=3857
Foto: Sambutan Yamin pada Pembukaan Jamnas 1 Jatam di Kebumen

MPM.OR.ID, GOMBONG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah dinilai mampu memperkuat ekosistem pemberdayaan, khususnya dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Program ini tidak hanya memberikan kepastian pasar dengan harga yang wajar bagi para petani, tetapi juga membuka peluang kerja yang signifikan untuk mengurangi kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan oleh M. Nurul Yamin, Ketua Koordinator Nasional Makan Bergizi Muhammadiyah yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, pada acara Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Gombong, Sabtu (20/09/2025).

“Dengan adanya program MBG, para petani mendapatkan kepastian pasar dengan harga yang wajar. Di sisi lain, program ini juga membuka peluang kerja yang signifikan untuk mengurangi kemiskinan, bila kelompok miskin mendapat ruang partisipasi untuk ikut bekerja di program strategis nasional ini” ujar Nurul Yamin.

Implementasi MOU dengan Badan Gizi Nasional

Bagi Muhammadiyah, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis merupakan implementasi konkret dari Memorandum of Understanding (MOU) antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Badan Gizi Nasional yang telah ditandatangani pada saat Sidang Tanwir Muhammadiyah tahun 2024.

“Alhamdulillah, sampai saat ini program Makan Bergizi Gratis di lingkungan Muhammadiyah berjalan lancar,” ungkap Nurul Yamin.

Tiga Pilar Utama Program MBG Muhammadiyah

Menurut Nurul Yamin, dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, Muhammadiyah menekankan pada tiga hal penting yang menjadi fondasi keberhasilan program: 1) Keamanan Pangan; 2) Tata Kelola Profesional; dan 3) Ekosistem yang Terintegrasi

Kolaborasi Menyeluruh untuk Kesuksesan Program
Muhammadiyah mengajak seluruh elemen, baik internal maupun eksternal, untuk bersama-sama menyukseskan program Makan Bergizi Gratis. Di bawah koordinasi Koordinator Nasional (Kornas) dan Koordinator Wilayah (Korwil), Muhammadiyah yakin bahwa potensi yang ada dapat dimaksimalkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Pelibatan Amal Usaha Muhammadiyah

Tidak hanya secara struktural, Muhammadiyah juga melibatkan berbagai potensi organisasi, termasuk Amal Usaha Muhammadiyah. “Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) misalnya, juga akan dilibatkan dalam berbagai peran untuk mendukung ekosistem ini,” jelas Nurul Yamin.

Pemberdayaan Akar Rumput
Dari sisi akar rumput, Muhammadiyah akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti misalnya Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM), Jamaah Nelayan Muhammadiyah (JALAMU), Pelaku UMKM, dan Kelompok masyarakat lainnya

Keterlibatan mereka terutama difokuskan pada peran sebagai supplier bahan baku, sehingga menciptakan rantai nilai yang menguntungkan dari tingkat grassroot hingga implementasi program.

Meski demikian, Yamin menyatakan bahwa penyempurnaan sistem tata kelola program Program Makan Bergizi Gratis perlu terus dilakukan untuk meminimalisir resiko dan kelemahan yang ada, sehingga program yang didukung penuh oleh Muhammadiyah ini diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi katalis pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

]]>
https://mpm.or.id/muhammadiyah-program-makan-bergizi-gratis-dapat-perkuat-ekosistem-pemberdayaan-masyarakat/feed/ 0
Muhammadiyah Luncurkan Varietas Padi Mentari di Jamnas 1 JATAM Kebumen https://mpm.or.id/muhammadiyah-luncurkan-varietas-padi-mentari-di-jamnas-1-jatam-kebumen/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=muhammadiyah-luncurkan-varietas-padi-mentari-di-jamnas-1-jatam-kebumen https://mpm.or.id/muhammadiyah-luncurkan-varietas-padi-mentari-di-jamnas-1-jatam-kebumen/#respond Sun, 21 Sep 2025 03:22:34 +0000 https://mpm.or.id/?p=3851

MPM.OR.ID, GOMBONG — Jambore Nasional (Jamnas) 1 Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) resmi dibuka pada Sabtu, 20 September 2025, di Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Kabupaten Kebumen. Perhelatan bertema “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran” tersebut berlangsung hingga Minggu, 21 September 2025, dengan dihadiri kurang lebih 1.000 petani Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia.

Jamnas JATAM kali ini merupakan hasil kerja sama Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah dengan UNIMUGO, serta didukung penuh pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Pembukaan digelar secara khidmat dan disiarkan langsung di kanal YouTube Kabar MPM, UNIMUGO, dan Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, membuka acara melalui simbolisasi “memedi sawah” atau orang-orangan sawah sebagai perlambang perlawanan petani terhadap hama sekaligus penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat tani. Pada kesempatan ini, Muhammadiyah memperkenalkan varietas padi unggulan bernama Mentari, yang dikembangkan untuk mendukung produktivitas pangan nasional.

“Hari ini adalah hari yang penting bagi keluarga JATAM se-Indonesia untuk memulai menanam padi yang unggul, yaitu varietas, padi berkemajuan,” ujar Haedar Nashir.

Haedar juga menyampaikan filosofi dari nama Mentari, “Kenapa Mentari? Karena selain berhubungan erat dengan identitas Muhammadiyah, mentari atau matahari juga sangat berkaitan dengan kehidupan para petani dan seluruh aktivitasnya yang bergantung pada sinar matahari,” ucap Haedar Nashir.

Lebih lanjut, ia menegaskan harapannya terkait masa depan pertanian Muhammadiyah, “Sinar matahari bagi para petani adalah sahabat. Dan insyaallah, ke depan, padi-padi yang dihasilkan dari varietas Padi Mentari ini akan menjadi varietas unggul, berkemajuan, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas,” terang Haedar Nashir.

Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono B.Eng, M.M, MBA juga hadir dan memberikan apresiasi atas prakarsa JATAM Muhammadiyah. “Kedaulatan pangan tidak hanya soal produksi skala besar, tetapi juga bagaimana kita memberdayakan petani di akar rumput. Kehadiran JATAM menunjukkan bahwa Muhammadiyah memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun pertanian yang berkelanjutan,” terang Sudaryono.

Bupati Kebumen yang turut hadir juga menyampaikan rasa bangga karena daerahnya menjadi tuan rumah Jamnas 1 JATAM, serta berharap acara tersebut memberi manfaat nyata bagi petani lokal.

Ketua MPM PP Muhammadiyah, M Nurul Yamin, turut menyampaikan harapannya bahwa momen jambore ini menjadi titik tolak peningkatan taraf hidup petani di Indonesia. “Kami berharap Jamnas ini menjadi momentum untuk meningkatkan kemakmuran petani Indonesia,” ujar M Nurul Yamin.

Ia juga menyoroti partisipasi luas dalam jambore ini, “Peserta jambore kali ini tidak kurang dari 1.000 petani Muhammadiyah hadir di Kabupaten Kebumen, termasuk partisipasi aktif petani perempuan Muhammadiyah yaitu petani Aisyiyah di seluruh Indonesia,” terang M Nurul Yamin.

Tentang pentingnya kebersamaan dalam perjuangan pangan, ia menegaskan, “Daulat pangan bukan kerja sendiri-sendiri, ini kita wujudkan melalui penyelenggaraan jamnas ini,” ucap M Nurul Yamin.

Jamnas JATAM 1 di Kebumen ditandai dengan penanaman Padi Mentari oleh Haedar Nashir dan dihadiri jajaran pengurus PP Muhammadiyah, MPM, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, menjadi tonggak konsolidasi gerakan pertanian Muhammadiyah serta komitmen menuju kedaulatan pangan berbasis nilai Islam dan teknologi pertanian.

]]>
https://mpm.or.id/muhammadiyah-luncurkan-varietas-padi-mentari-di-jamnas-1-jatam-kebumen/feed/ 0
Jelang JAMNAS I JATAM, PDM Kebumen Tegaskan Kesiapan Jadi Tuan Rumah https://mpm.or.id/jelang-jamnas-i-jatam-pdm-kebumen-tegaskan-kesiapan-jadi-tuan-rumah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jelang-jamnas-i-jatam-pdm-kebumen-tegaskan-kesiapan-jadi-tuan-rumah https://mpm.or.id/jelang-jamnas-i-jatam-pdm-kebumen-tegaskan-kesiapan-jadi-tuan-rumah/#respond Wed, 20 Aug 2025 12:54:49 +0000 https://mpm.or.id/?p=3836
Silaturrahmi PDM Kebumen kepada PWM Jateng

Semarang – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen menyatakan siap menyambut penyelenggaraan Jambore Nasional (JAMNAS) I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang akan berlangsung pada 19–21 September 2025. Kepastian kesiapan itu dipaparkan langsung kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah dalam agenda silaturrahmi di Kantor PWM Jawa Tengah, Rabu (20/8/25).

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua PDM Kebumen, Joko Purnomo, didampingi jajaran pengurus lainnya. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada sekitar 800 peserta yang mendaftar mengikuti JAMNAS.

“Alhamdulillah, jumlah pendaftar terus bertambah. Kami optimis acara ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat besar,” ujar Joko.

Rangkaian kegiatan JAMNAS I JATAM nantinya akan mencakup sejumlah agenda penting. Di antaranya peluncuran varietas padi baru oleh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Forum Bisnis Pangan, Tabligh Akbar bersama Ustaz Adi Hidayat (UAH), hingga Aksi Gerakan Daulat Pangan.

Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir, mengapresiasi kesungguhan PDM Kebumen sebagai tuan rumah. Ia menilai jambore ini merupakan momentum strategis bagi Muhammadiyah dalam memperkuat kemandirian pangan.

“Kami memberi penghargaan atas upaya PDM Kebumen. Insyaallah acara ini sukses, apalagi mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah,” kata Tafsir.

Sementara itu, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PWM Jawa Tengah, Fatchur Rohman, menjelaskan bahwa pada momen JAMNAS akan diluncurkan varietas padi baru hasil inovasi Dewan Pakar MPM PWM Jawa Tengah, Totok Agung Dwi Haryanto.

“Varietas ini diberi nama ‘beras mentari’ oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah. Kualitasnya sangat pulen, sebanding dengan beras Jepang,” ungkapnya.

Fatchur juga menambahkan bahwa Forum Bisnis Pangan akan mempertemukan para petani dengan kalangan industri, sehingga jalur distribusi bisa lebih terbuka dan produk pertanian lebih mudah terserap pasar.

“Dengan forum ini, petani tak perlu lagi kesulitan menjual hasil panen. Ada jembatan langsung menuju industri yang membuat pemasaran lebih terjamin,” jelasnya.

JAMNAS I JATAM merupakan hajatan perdana yang diselenggarakan secara nasional oleh Jamaah Tani Muhammadiyah. Keterlibatan pemerintah daerah memberi keyakinan besar bahwa kegiatan ini dapat terselenggara dengan sukses.

]]>
https://mpm.or.id/jelang-jamnas-i-jatam-pdm-kebumen-tegaskan-kesiapan-jadi-tuan-rumah/feed/ 0
Ketua PWM Jateng Ajak Warga Muhammadiyah Sukseskan JAMNAS I JATAM https://mpm.or.id/semarak-jambore-nasional-jatam-perdana-ketua-pwm-jateng-ajak-peserta-sukseskan-acara/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=semarak-jambore-nasional-jatam-perdana-ketua-pwm-jateng-ajak-peserta-sukseskan-acara https://mpm.or.id/semarak-jambore-nasional-jatam-perdana-ketua-pwm-jateng-ajak-peserta-sukseskan-acara/#respond Sat, 16 Aug 2025 04:14:16 +0000 https://mpm.or.id/?p=3826
Foto: Ketua Umum Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Tafsir

KEBUMEN – Jambore Nasional (Jamnas) I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) akan digelar pada 19-21 September 2025 mengangkat tema “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran”.

Berlokasi di Kebumen, kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus JATAM Pusat, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, berkolaborasi dengan unsur Pimpinan Wilayah, Daerah, dan Cabang di Jawa Tengah.

JATAM merupakan kelompok tani binaan dari Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Pelaksanaan Jamnas Jatam kesatu ini merupakan perwujudan konkret Muhammadiyah akan isu kedaulatan pangan di tanah air.

Selaku tuan rumah kegiatan, Ketua PWM Jawa Tengah, Tafsir, mengajak peserta untuk menyukseskan Jambore Jatam yang perdana ini.

“Mari kita berbondong-bondong untuk menjadi peserta Jambore Jatam ini, kita berpartisipasi bersama untuk kesuksesan kegiatan ini,” ucapnya.

Tafsir juga berharap kegiatan ini berjalan sukses dan mendapat rida dari Allah SWT. Jamnas JATAM yang perdana ini akan diikuti oleh perwakilan Jamaah Tani dari seluruh tanah air.

Selain itu, juga diikuti oleh perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah(AUM) yang memiliki keterikatan terhadap pangan serta pertanian.

Penulis: Framanahadi

]]>
https://mpm.or.id/semarak-jambore-nasional-jatam-perdana-ketua-pwm-jateng-ajak-peserta-sukseskan-acara/feed/ 0
MPM PP Muhammadiyah Dorong Pertanian Organik untuk Swasembada Pangan di Lampung https://mpm.or.id/mpm-pp-muhammadiyah-dorong-pertanian-organik-untuk-swasembada-pangan-di-lampung/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mpm-pp-muhammadiyah-dorong-pertanian-organik-untuk-swasembada-pangan-di-lampung https://mpm.or.id/mpm-pp-muhammadiyah-dorong-pertanian-organik-untuk-swasembada-pangan-di-lampung/#respond Sun, 03 Aug 2025 08:48:55 +0000 https://mpm.or.id/?p=3819
Temu Tani II yang Diselenggarakan oleh Jatam MPM PWM Lampung

Lampung – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah hadiri Temu Tani II yang digelar oleh Jatam Lampung. Kegiatan ini mengusung tema “Pertanian Organik: Prospek dan Tantangan dalam Mendukung Swasembada Pangan Nasional.” Acara yang berlangsung pada Sabtu (2/8) di Gedung Dekanat Fakultas Pertanian Universitas Lampung (UNILA) ini menjadi platform strategis untuk mempererat kolaborasi antara petani, akademisi, pemerintah, dan sektor swasta dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Ahmad Romadhoni, Wakil Ketua MPM PP Muhammadiyah, mengapresiasi inisiatif yang diambil oleh JATAM Lampung dan menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak untuk mencapai tujuan bersama. “Temu Tani ini merupakan langkah nyata dalam menjaga jejaring antar petani, sekaligus sebagai sarana untuk saling berbagi pengetahuan dan mengidentifikasi peluang bisnis dalam sektor pertanian,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa tujuan Majelis Pemberdayaan Masyarakat adalah mengorganisir petani, mengatasi masalah kebijakan, anggaran, serta pasar yang kerap kali tidak bisa dikontrol oleh petani.

Eddy Waluyo, Ketua MPM PWM Lampung, dalam sambutannya menegaskan bahwa JATAM adalah wadah inklusif yang menerima petani dari berbagai latar belakang agama dan golongan. “Petani yang bergabung dengan JATAM tidak hanya dari Muhammadiyah, tetapi juga dari berbagai komunitas, termasuk NU, Hindu, Buddha, dan lainnya. Kami membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berkontribusi untuk kemajuan masyarakat,” ungkapnya.

Kuswanta Futas Hidayat, Dekan Fakultas Pertanian UNILA, juga turut menyampaikan bahwa sektor pertanian memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas sosial, politik, dan ekonomi negara. “Swasembada pangan bukan hanya tugas pemerintah dan petani, tetapi melibatkan semua pihak, termasuk perguruan tinggi sebagai pusat ilmu pengetahuan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia,” tambahnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Mansur Hidayat selaku Wakil Ketua PWM Lampung, menekankan bahwa dakwah Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga melibatkan pemberdayaan sosial-ekonomi, terutama dalam sektor pertanian. “Dakwah Muhammadiyah merambah ke semua aspek kehidupan, termasuk pemberdayaan petani, untuk mengentaskan berbagai masalah yang dihadapi oleh mereka,” jelasnya.

Selanjutnya, acara ini diakhiri dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Jakarta Syariah dan JATAM Lampung mengenai pemanfaatan layanan perbankan. Selain itu, kaos JATAM Lampung dengan corak tapis khas Lampung juga diluncurkan untuk digunakan dalam Jambore Nasional JATAM di Kebumen, Jawa Tengah.

Acara ini juga berlangsung atas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, serta mitra dan sponsor seperti Bank Jakarta Syariah, PT. BPRS Metro Madani, PT. Surya Tsabat Mandiri, PT. Advanta Seeds Indonesia, dan lainnya.

Penulis: Tri Priyo Saputro Editor: Iqbal

]]>
https://mpm.or.id/mpm-pp-muhammadiyah-dorong-pertanian-organik-untuk-swasembada-pangan-di-lampung/feed/ 0
MPM PP Muhammadiyah Luncurkan Logo dan Jingle Jamnas I JATAM 2025 https://mpm.or.id/mpm-pp-muhammadiyah-luncurkan-logo-dan-jingle-jamnas-i-jatam-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mpm-pp-muhammadiyah-luncurkan-logo-dan-jingle-jamnas-i-jatam-2025 https://mpm.or.id/mpm-pp-muhammadiyah-luncurkan-logo-dan-jingle-jamnas-i-jatam-2025/#respond Thu, 22 May 2025 06:37:01 +0000 https://mpm.or.id/?p=3773
Peluncuran Logo dan Jingle Jambore Nasional JATAM I di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (22/5)
Dokumentasi: Media MPM

Yogyakarta – Menjelang pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas) I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) pada 19–21 September 2025 di Kebumen, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah secara resmi meluncurkan logo dan jingle kegiatan pada Rabu (22/5), bertempat di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta.

Acara peluncuran yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh anggota JATAM dari seluruh Indonesia dan dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto, Ketua MPM PP Muhammadiyah M. Nurul Yamin, jajaran PCM Gombong, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Herniyatun.

Dalam sambutannya, Agung Danarto menyampaikan bahwa kelompok tani merupakan bagian penting dari dakwah Muhammadiyah yang harus digembirakan secara substansial. Menurutnya, kegembiraan petani perlu diwujudkan dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dan ekonomi mereka, bukan sekadar simbolik.

“Pertanian adalah bidang yang tidak tergantikan oleh kecanggihan teknologi seperti AI. Kebutuhan pangan akan terus menjadi kebutuhan utama manusia sepanjang masa,” tegasnya.

Agung juga menekankan pentingnya isu pangan dalam perspektif Islam, merujuk pada Surah Abasa ayat 23 dan 25. Ia mengingatkan bahwa keberlanjutan pangan adalah tanggung jawab bersama, terlebih dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ancaman krisis air global yang sangat berdampak pada dunia pertanian.

Sementara itu, Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Jamnas I JATAM merupakan amanat dari Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta. Kegiatan ini bertujuan memperkuat dakwah di tingkat akar rumput, terutama dalam memberdayakan kelompok tani.

“Kita mengacu pada hasil Muktamar 2022, yang menempatkan penguatan dakwah di akar rumput sebagai salah satu prioritas. Kegiatan ini juga melanjutkan semangat Tanwir 2024 di Kupang yang mengusung tema ‘Kemakmuran untuk Semua’,” ujar Yamin.

Dengan mengusung tema “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran”, Jamnas I JATAM 2025 akan menghadirkan delapan agenda utama, yakni:

  1. Pembukaan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah,
  2. Peluncuran varietas unggul Padi Gogo,
  3. Rembug nasional JATAM,
  4. Forum bisnis pangan,
  5. Expo dan bazar inovasi pertanian berbasis smart farming,
  6. Tabligh akbar kedaulatan pangan oleh Ustaz Adi Hidayat,
  7. Gerakan tanam bersama sebagai simbol daulat pangan, dan
  8. Penutupan oleh Mendikdasmen PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Yamin menambahkan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam menyukseskan agenda ini. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan PWM Jawa Tengah sebagai tuan rumah, mengingat provinsi tersebut merupakan salah satu sentra pangan utama nasional.

Jamnas I JATAM diharapkan menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat kedaulatan pangan Indonesia, sekaligus menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam menjawab tantangan kebangsaan melalui pemberdayaan petani secara berkelanjutan.

]]>
https://mpm.or.id/mpm-pp-muhammadiyah-luncurkan-logo-dan-jingle-jamnas-i-jatam-2025/feed/ 0